Kenangan Liburan 1

To the point aja ya, sebenarnya ini acara kuliah lapang departemen Geografi Universitas Indonesia (KL), tetapi entah gw merasakan ini seperti liburan lokal (biar gak terlalu stress memikirkan laporannya) dan mohon maaf jika ada bahasa-bahasa ilmiah yang kurang dimengerti. Okay, jadi kurang lebih selama 2 bulan gw dan teman-teman observasi jarak jauh di kelas melalui peta dan menyusun rencana perjalanan, akhirnya pada tanggah 25 April 2010 dimulailah perjalanan menuju pantai selatan Jawa Barat tepatnya di Pelabuhan Ratu, Sukabumi. Waktu itu berangkat siang jam 13.00 dari kampus dengan rombongan sebanyak 2 bis, setelah itu tiba di basecamp yang terletak di Cimaja kurang lebih pukul 17.30. Perjalanan yang cukup melelahkan dan juga cukup membuat gw syok sampai ke ubun-ubun. Kenapa? Basecamp terdiri dari 2 lantai, cewek di lantai atas, dan cowok di lantai bawah. Tiap lantai hanya ada 3 kamar dan 1 kamar mandi. Bayangkan, 79 mahasiswa numplek dan tumpah ruah menggunakan fasilitas seperti itu. What the hell? Akhirnya, gw gak kebagian tidur di kamar malah tidur di luar, untungnya bawa sleeping bag jadi masalah angin malam teratasi. Paginya, barulah tragedi dimulai. Pada berebutan kamar mandi, masing-masing hanya dijatah 2-3 menit saja mandinya, mana pada bikin waiting list. Untungnya gw bangun pertama jadi bisa langsung ngibrit buat mandi. Setelah sarapan dan lain-lain dimulailah perjalanan paling seru dan menegangkan. Gw hanya akan cerita dari sisi diri gw aja, karena satu kelompok hanya 3-4 orang dan tiap kelompok daerah kajiannya dipecah-pecah sehingga kita benar-benar disebar ke seluruh pelosok Pelabuhan Ratu.

DAY ONE : THE JOURNEY BEGIN

Gw sama dua orang temen gw yaitu Nike dan Sigit mendapat tugas untuk mengkaji penggunaan lahan. Hanya bermodalkan GPS dan peta kerja yang telah dibuat sebelumnya, gw bener-bener blank pertama-tama kita belum tahu bagaimana untuk menuju lokasi yang sudah ditentukan dalam rencana kerja. Okay, kita percaya GPS aja deh! Gw bertekad walaupun nanti takut nyasar dan lain-lain kita tetap percayakan pada GPS!! Yak, kita berangkat jam 7.30 dari basecamp menyusuri jalan-jalan besar hingga akhirnya benar saja, baru beberapa jam berjalan kaki, gw udah langsung khawatir : “Ini bener gak jalannya??” makin sempit, makin mengecil, hanya terdiri dari hutan dan semak belukar, rumah-rumah mulai jarang, kebanyakan kebun, udah mana jalannya nanjak semua. Ampuuuun! Tapi pemandangannya spektakuler loh! Jadi kita berada di tebing-tebing yang cukup curam dan di bawah tebing itu terlihat wilayah perkotaan dan setelah itu langsung kelihatan teluk Pelabuhan Ratu! Aw..aw..awesome!

View from top
Teluknya terlihat dari tebing tinggi ini..

9.30 AM

Semakin gempor, semakin lelah dan air minum sebanyak 3 botol masing-masing 1.5 L mulai menipis. Hanya tinggal tersisa 1 botol. Oh my God! Kita mulai desperado, apalagi ketika kita udah memasuki wilayah yang kanan kiri-nya padang ilalang. Padang ilalang itu tumbuh sekitar 2 meteran. Pertama-tama sih masih ada jalan setapak gitu tapi lama-lama jalannya makin sempit. Yang gw khawatirkan itu takutnya ada ular-ular di antara semak belukar seperti itu. Tadinya gw udah ingin memutuskan untuk mundur, tetapi sekali lagi, percaya GPS! Finally, benar saja, kita bertemu orang lokal dan bilang katanya di ujung jalan ini ada wilayah perumahan! Yaaay! Finally!!! Ini adalah titik tujuan yang kita cari selama ini. Karena kalau di peta rupa bumi tidak ada perumahan di wilayah tersebut, namun ternyata kini sudah dibangun perumahan. Menurut warga yang kita wawancara, ini perumahannya baru berdiri sejak tahun 2002 dan mulai ditempati tahun 2005.

10.30 AM

Yak, perjalanan kembali dilanjutkan dan kita kembali nyasar! Ugh, paling sebel kalau misalkan nanya orang orientasinya suka berbeda-beda. Maksud hati ingin menyusuri lewat sungai Ci Maja, ada yang bilang lurus terus, ada yang bilang belok aja tar mentok. What the hell? Solusinya, tetap percaya GPS! Walaupun sempat terjadi perdebatan antara gw dan Sigit ketika harus memutuskan di bawah panas terik matahari kemana kita akan pergi. Jadi ketika gw terus berpedoman dengan GPS, Sigit merasa kita harus menyusuri sungai saja. Kebetulan di sekitar kita ada Curug Pasir Bandera, katanya kalau menyusuri sungai biasanya akan medan yang ditempuh tidak terlalu berat karena banyak pemukiman. Ya sudah, gw dan Nike iya-iya aja, pelan-pelan kita turun menyusuri tebing, tapi kok makin lama makn curam? Dan gw syok sampe ke ubun-ubun karena di depan gw jurang. Whoaaaa!! “Oooii!! Balik lagi! Gak bisa lewat ini sih! Ada jurang!” capek-capek turun akhirnya kita harus bersusah payah untuk kembali nanjak. Kasihan Nike, gw takut ada apa-apa karena dia cewek sendirian. Tapi sambil bercanda-bercanda aneh, kita terus melanjutkan perjalanan hingga akhirnya bertemu dengan aliran sungai Ci Maja yang jernih.

12.15 PM

Lunch time, kita bekal makanan dari basecamp dan makan di pinggir aliran sungai Ci Maja. Persediaan air minum pun tambah menipis. Padahal posisi kita cukup jauh dari basecamp. Kita terus menyusuri jalan hingga akhirnya melewati gunung Cabe. Kita sempat berhenti terlebih dahulu untuk beribadah sesaat. Warga di pelosok gunung Cabe sangatlah ramah dan rendah hati. Mereka menyuguhkan kami makanan seperti pisang rebus dan juga teh. Padahal hanya bertanya dan numpang solat aja. Sungguh benar-benar keramahan lokal yang membuat kita tetap semangat untuk melanjutkan observasi dan perjalanan kita semua.

2.15 PM

Sekarang kita berada di daerah Cirenik! Jalannya sih enak, aspal, tetapi nanjaknya itu loh. Bikin kita tiap 200 meter harus berhenti, lalu jalan lagi, 200 meter kemudian berhenti lagi. Udah mana kanan kiri kebun semua, kendaraan pun jarang ada yang lewat, tetapi kita sering melihat motor mondar-mandir bawa dirigen besar. Akhirnya kita menemukan sebuah warung kecil, ya sudah kita bertanya-tanya warga sekitar tentang daerah ini. Sedihnya gan, dari cerita para warga, tanah ini kebanyakan sudah dimiliki oleh pihak asing. Setahu gw sih, pihak asing dilarang memiliki tanah di Indonesia, mungkin orang asing tersebut menikah dengan orang Indonesia dan sertifikat tanahnya itu atas nama pasangannya. Di sebelah utara Cirenik ada wilayah yang menurut pengakuan warga milik orang Korea dan katanya ada yayasan Korea di situ. Tetapi karena sisa-sisa tenaga kita tidak memungkinakan untuk terus menanjak ke utara, akhirnya kami berbelok ke timur. Tiba-tiba dari kejauhan terlihat motor lewat membawa dirigen. Waah! Motor itu lagi! Tapi kali ini kayaknya ia kepayahan menanjak jalanan berbatu dan dirigennya jatuh. Langsung aja gw dan Sigit berusaha membantunya, tetapi sialnya dirigen itu berat sekali!! Ketika ditanya isinya apa ternyata isinya adalah air bersih. Why why why? Katanya daerah Cirenik ini kekurangan pasokan air bersih gan, jadi banyak warga sekitar sehari-harinya bolak-balik mengambil air dari sungai Ci Maja atau pun sungai lainnya demi memenuhi kebutuhan air mereka. Kadang kalau tidak ada motor mereka harus menempuh jarak 2 km hanya untuk air bersih! Sedih gan!

3.30 PM

Yak! Seperti biasa, kita nyasar di pemukiman yang cukup padat. Namun setelah Tanya sana-sini akhirnya kita menuju Jalan Raya Cisolok! Depannya itu pantai! Wiiiih…ajib tenan! Akhirnya kita istirahat sambil menikmati udara pantai. Dan akhirnya kita kembali menuju basecamp (kali ini gak pake nyasar). Sepulangnya di basecamp, bertemu teman-teman yang lain dan tetap…..rebutan kamar mandi. Woogh.

OBSERVASI HARI KEDUA

5.45 AM

Telaaaaaat! Telat banguuun! Wah baru mampus tenan akhirnya gw gak bisa mandi karena waiting list udah cukup penuh! Akhirnya gw ngacir ke MCK umum. Dan ini pertama kalinya gw mandi di MCK. Tapi gw gak ngeluh, temen-temen yang lain juga gak ngeluh walaupun harus mengantri bersama warga sekitar.

7.45 AM

Karena kelamaan mandi. Jadwal molor 15 menit. Kali ini gw memutuskan untuk fokus di daerah selatan saja. Karena wilayah utara sudah cukup banyak data yang kita dapatkan. Daerah selatan identik dengan PANTAI! Yak, kita telusur pantai dari pagi hingga siang hari. Hebatnya, banyak hamparan sawah yang luas di dekat pantai! Hebatnya lagi, biasanya sawah dekat pantai identik dengan sawah tadah hujan, tetapi tentu tidak, ini sawah irigasi loh gan! Sistem irigasi di Pelabuhan Ratu tokcer abis deh!

9.30 AM

Telusur pantai memang asik. Kita bisa foto-foto narsis dulu gan! Pokoknya berasa udah lupa deh sama kerjaan kita (makannya dari judulnya juga gw tulis “Kenangan Liburan” bukan “Kuliah Lapang”). Beda banget di hari pertama!

Numpang
Numpang narsis..

11.30 AM

Kita makan siang di pinggir pantai. Sungguh menyenangkan, sambil berjemur sambil makan-makan. Yaaay! Tapi musibah itu harus datang ketika sepatu yang gw pake jebol! Ampun deh.. Belum sepatunya Nike yang juga terkena musibah akibat terperosok di genangan lumpur (gak tanggung-tanggung! Dua-duanya loooh!!). Mungkin karena lelah di hari pertama akhirnya kita gak balance di hari kedua. Dan siang hari gw putuskan agar observasi dihentikan dan segera kembali ke basecamp takutnya ada apa-apa. Setibanya di basecamp, bener aja langsung bener-bener pada tepar.

DAY 3 : LAST HOLIDAY!

Hari ketiga adalah hari bebas! Akhirnya kita satu angkatan sepakat untuk menuju daerah Ci Bambang (gw baru tau ada nama tempat seperti itu). Ramai-ramai satu angkatan bermain-main di pantai. Ada yang main futsal, ada yang main kejar-kejaran ombak. Namun, ada juga yang harus bernasib naas. Contohnya gw, gw udah ancang-ancang dan pasang kuda-kuda ketika ombak datang gw akan melompat tinggi. Gw udah gak inget lagi kalo tangan gw masih megang Blackberry. Ketika gw lompat, gw terjatuh dihajar ombak, untungnya reflek gw lagi bagus gan! Tangan kanan gw yang megang Blackberry langsung gw lurusin ke atas sehingga air tidak mengenai handphone gw. Nyaris gan! Ada juga yang bermain-main ombak, di kantong celana-nya baru nyadar dia kantongin handphone. Handphonenya langsung mati total. Naas.

Check and re-check lagi! Semua barang sudah aman dan dititipkan ke temen-temen yang lagi main kartu di bawah pohon kelapa. Yooo! Saatnya main ombaaaaak! Beberapa kali gw dan temen-temen hamper terseret ombak. Pada saat ombak menarik kerikil-kerikil tajam juga menggesek kaki gw, akhirnya berdarah-darah deh gan dan kena air garam pula. Perihnya bukan main. Tapi seneng sih hehehe…apalagi foto gw banyak. Lucunya, pas lagi asik-asik basah-basahan, ada yang nanya ke gw : “eh, Mir, lo bawa baju berapa? Gw gak bawa baju lagi nih..ini aja udah basah..” gw cuma senyum-senyum dan bilang : “udaaah cuek aja, tar juga kering lagi…” padahal dalem hati gw mikir celana dalem gw tinggal yang gw pake doing itu juga udah basah, tapi gw ngomong gitu karena ya udah terlanjur basah jadi mau diapain lagi😛

Yakk! Kenangan liburan satu pun usai. Kita start pulang mulai jam 14.00 dari basecamp dan tiba di Depok kurang lebih pukul 18.45 setelah itu gw balik ke kost-an, bersih-bersih dan tidur. Besok ada kuliah tapi banyak yang “me-liburkan” diri. Hehehehe. Tinggal laporannya nih gan, belum beres nih sampai tulisan ini ditulis. Doa’kan biar sukses dan nilainya A ya gan, dan sampai jumpa di Kenangan Liburan 2 semester depan! Wacananya sih di Malang.

KL-1
Kuliah Lapang 1...

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s