Tanggul Situ Gintung Jebol, Siapa yang Salah?

Images from detik.com

Yah, bencana emang datangnya tiba-tiba. Waktu itu gue pernah denger berita kalau Situ Gintung tanggulnya udah retak-retak. Salah satu koran nasional (Koran Tempo) menyebutkan tanggul yang umurnya sudah mencapai 77 tahun itu tak kunjung mendapatkan perbaikan. Padahal warga sekitar sudah melaporkan dan berharap tanggul itu diperbaiki. Logikanya kalau denger kayak begitu seharusnya pemerintah langsung mengirimkan ti investigasi lapangan untuk memeriksa. Tapi, tidak ada yang respon akhirnya bencana seperti ini pun terjadi.

Kalau gue perhatiin dari sii geomorfologisnya sendiri sih, wilayah pemukiman Situ Genting termasuk wilayah yang rendah dan menempati daerah seperti cekungan. Apalagi tanah di sana berjenis aluvial yang mudah bereaksi dengan air. Kalo bereaksi dengan air, tanah tersebut akan menjadi liat. Nha, tanah inlah yang dapat memakan korban. Karena dia liat, jadi sekalinya kita injak dengan beban tubuh kita, maka dengan mudah kita akan terjebak. Jadi rata-rata korban di sini meninggal akibat terjebak di dalam tanah aluvial tadi. Coba aja deh, tanah aluvial cukup kamu kasih air secukupnya sampai liat terus injek pelan-pelan, kamu angkat bakal terasa berat kan??

Okay, itu analisis gue yah. Sekarang back to problem yaitu kembali pada judul di atas. Kira-kira siapa yang salah? Alam atau manusia? *Bukan Alam yang nyanyi mbah dukun itu ya!!*

Kalo kita bicara dengan faktor alam, kita akan mendapatkan beberapa sebab kenapa tanggul bisa jebol :

1) Hujan badai yang disertai angin kencang yang berakibat tingginya air di tanggul

2) Tanggul yang sudah berumur 77 tahun dan banyak material yang sudah terkikis

Sedangkan kalau human error, kita bisa mendapatkan :

1) Kesalahan pemerintah yang tidak memperbaiki tanggul yang retak

2) Pintu air yang tidak dibuka padahal air sudah tinggi

Kalau gue kembalikan lagi ke pertanyaan SIAPA YANG SALAH? Coba deh kamu perhatikan. Sebenarnya bencana itu datang karena kesalahan manusia. Kalau gue tekankan lagi yaaa pemerintah yang salah. Warga sudah mengadu tapi tidak ada tanggapan.

Hmm, bukan gue ingin menyalahkan hanya mengingatkan aja, berhubung pemilu udah mau dekat,  ini bukti kalau pemerintah kita masih ada yang kurang perhatian sama rakyatnya.

Pokoknya saran dari gue sih, pemerintah harus selalu aware dan care akan aduan-aduan dari masyarakat. Jangan dicuekin, pokoknya jangan sampe ada kasus tanggul-tanggul berikutnya! Karena masih banyak tanggul di Indonesia yang notabene “sudah berumur”…

Yah, gue turut berduka cita aja atas kejadian memilukan ini. Btw, tadi tim gue udah melakukan assesment di lokasi dan ternyata keadaan mereka parah banget. Mereka gak punya selimut, pakaian dalam, dan masih banyak balita. Mereka butuh popok bersih, dan wanita juga banyak membutuhkan pembalut. Hmm..Assesment kali ini berjalan cukup baik. Tanggap bencana ini juga kebetulan gue ikutan mengkoordinir anak-anak School of Volunteer UI. Oh iya, tadi sebagian tim juga ada yang ngecrek, gak nyampe sejam sudah terkumpul 700 rebu!! Wow~ masih banyak yang peduli ternyata…

Rencana entah kapan tau gue pengen kembali untuk melakukan assesment pasca bencana yaitu saat recoverynya..semoga tim gue ini diberi kekuatan. Yah~ doakan saja…

1 Comment

  1. Right or Wrong , This is our country , kalo menurut ku , pemerintah tidak memakai prinsip “Sedia payung sebelum hujan” dan ” Lebih baik mencegah daripada mengobati ” seperti yang sering ditempel di puskesmas2, kalo ada korban, baru terperhatikan, entah itu jalan rusak atau yang berskala besar, sehingga biaya untuk perbaikan yang besar selalu dikeluarkan (bencana maksudnya) , tetapi kalo memperbaiki yang kecil – kecil sering belum terjadi , kecuali kalo sudah ada korban tentunya.
    Thanks ya , mampir di blokku.
    epc sidoarjo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s