[Review] In A Better World/Hævnen (2010)

Menyentuh dan humanis. Dua sisi tersebutlah yang menjadi kekuatan plot dalam film asal Denmark ini. Sang sutradara, Sussane Bier dengan apik mampu menggambarkan ‘In A Better World/Hævnen’ sebagai salah satu film yang mengajarkan kita semua tentang nilai-nilai kehidupan.

Berkisah dua orang anak dengan latar belakang keluarga yang berbeda. Elias merupakan anak yang biasa saja namun diperlakukan tidak biasa oleh teman-teman di sekolahnya. Ayah Elias merupakan seorang dokter yang bekerja di lokasi pengungsian di Afrika sehingga Elias sangat jarang bertemu dengan ayahnya. Sedangkan ibunya harus bersusah payah mengurus Elias yang setiap hari di-bully oleh teman-temannya di sekolah.

Di satu sisi, Christian, baru saja kehilangan ibunya. Hubungan Christian dan ayahnya juga tidak berjalan dengan mulus, Christian selalu menuduh bahwa kematian ibunya merupakan kesalahan ayahnya sendiri.

Takdir menemukan Christian dan Elias ketika Christian baru saja dipindahkan ke sekolah Elias. Christian yang karakternya bisa dibilang keras (untuk anak umur belasan tahun) membela Elias dan mengajarkan Elias untuk membalas perbuatan teman-teman dan juga orang-orang disekitarnya yang dianggap ‘menganggu’ kehidupannya.

Persahabatan antara Christian dan Elias semakin lama semakin tumbuh ke arah yang ‘berbahaya’ dan tentu saja melibatkan orang tua masing-masing. Problematika kehidupan yang sebenarnya sederhana berubah menjadi rumit apalagi ketika kita menyaksikannya dalam sudut pandang anak umur belasan tahun.

Ada beberapa side-story seperti konflik yang terjadi di kampung pengungsian Afrika banyak orang bilang tidak begitu penting tapi menurut saya justru semakin menonjolkan sisi humanis film ini dan juga mendorong karakter ayah si Elias.

Storyline dari awal hingga akhir berjalan mulus, semua potensi karakter ditonjolkan. Ditambah sinematografi tipikal film-film Eropa yang sangat kuat, membuat film ini menarik untuk disaksikan. Berbagai keindahan landscape Denmark dan Afrika ditampilkan dengan begitu apik. Namun, mungkin karena efek storyline yang bisa dibilang ‘terlalu rapih’ membuat sebagian orang terutama yang terbiasa menyaksikan film action beralur cepat akan terkantuk-kantuk menyaksikan film ini. Ditambah alunan musik yang melankolis membuat mata Anda tambah sayu. Durasi film 1 jam 59 menit tentu saja menjadi terasa dua kali lipatnya. Tetapi bagaimanapun, film ini sekali lagi tidak mungkin anda lewatkan begitu saja!

My Rating: 4/5
IMDb Rating: 7.7/10
Award:
1. Academy Award 2011 Winner, Best Foreign Film
2. Golden Globe Award 2011 Winner, Best Foreign Film

About these ads

One thought on “[Review] In A Better World/Hævnen (2010)

  1. Pingback: In a Better World / Hævnen (2010) | Film Baru Gratis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s