Guys, gak bosen-bosennya yaa gw nulis
. Okay gw nulis tulisan ini langsung dari Cirebon. Hahaha, bukan mudik, tapi nganterin nenek gw balik. Langsung saja siapa sih yang tidak kenal Twitter? Layanan micro-blogging yang satu ini benar-benar sedang berkembang di Indonesia. Bahkan tidak jarang trending topics (topik-topik yang sedang hangat dibicarakan) dari Indonesia menembus angka tertinggi. Namun tentu saja kalo nggak hati-hati mungkin kamu bisa menjadi the next “Janji Joko”
Gw cuma mau menyampaikan aja, dengan User Interface yang se-simpel itu, masa sih orang-orang yang gw ajakin join dan bikin akun di Twitter menolak dengan alasan yang aneh : “Nggak ngerti, Mir…” tapi kalau disodorin internet maen Facebook udah lupa waktu. What is wrong with Twitter? Microblogging is fun! Yup, hanya dengan menulis 140 karakter apa yang sedang kita lakukan atau yang kita pikirkan, kegiatan kita, dan lain-lain. Dengan UI yang sederhana dan simpel, maka hal itulah yang menyebabkan Twitter begitu digemari. Bahkan katanya demi mengalahkan Facebook Twitter akan menyediakan cheap international call. Ini juga usaha yang aneh sih sebenarnya, kenapa harus menyaingi Facebook? Padahal kalo gw bilang masing-masing layanan web ini mempunyai fungsi yang berbeda-beda. Microblogging lebih ditekankan pada what we do or what we did, menceritakan sesuatu yang sudah atau sedang atau akan terjadi. Sedangkan Facebook sifatnya lebih ke Profiling, mengumpulkan teman, reuni, dan lain-lain. Sifatnya lebih private ketimbang Twitter yang update-an kamu bisa dibaca seluruh pengguna Twitter. Artis-artis punbanyak menggunakan Twitter loh. Hmm..entahlah, mungkin selera masyarakat beda-beda kali yaaa?
Oh satu lagi, Twitter bebas ads
*hingga saat ini*












Layanan yang satu ini bernama CrowdVine. Untuk layanan yang satu ini kamu bisa mengkonfigurasi layout dan tampilannya dengan menggunakan CSS sendiri loh! Layoutnya juga rapih, lebih mengedepankan fitur conversation layaknya forum-forum biasa. Fitur-fitur lainnya adalah :

Guys, gak kerasa bulan puasa akan berakhir! Yay! It’s time for mudik, time for silaturahmi!





